Setelah Muncul Hasil Rapid Test 12 Orang di Desa Werdi Bhuawa Reaktif

- 23 Mei 2020, 00:58 WIB
Ilustrasi Muhammad Kadafi

RINGTIMES BALI - Ratusan warga di Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, mengikuti rapid test pada Kamis (21/5/2020).

Para ratusan warga itu, mengikuti rapid test semenjak diketahui ada lima warganya yang positif Covid-19. Sehingga, untuk mengantisipasinya dilakukan rapid test. 

"Kita lakukan rapid test. Kita mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Artinya, biar aksesnya lebih cepat makannya  hari libur ini kita melakukan rapid yang skala luas," kata dr I Nyoman Gunarta selaku Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Koordinator Satuan Tugas Operasi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid -19 Kabupaten Badung, Bali, saat dihubungi, Kamis (21/5/2020). 

Baca Juga: Seorang Staf di Laboratorium RSUP Sanglah Dinyatakan Positif Covid-19

Gunarta juga menerangkan, untuk hari ini total warga yang datang mengikuti rapid test ada sebanyak 313 orang. Kemudian, hasilnya ada 12 orang yang reaktif setelah menjalani rapid test. "Yang datang ini total sekitar 313 masyarakat  dan yang kita dapatkan reaktif 12 orang," imbuhya.

Ia juga menyebutkan, bagi 12 orang yang reaktif sudah langsung diambil swab-nya hari ini di RSUD Mangusada, Badung. Agar bisa diketahui positif atau negatif Covid-19. "Langsung dilakukan swab hari ini. Sekarang mereka diswab kemudian ditunggu hasil swab pertama akan keluar besok. Dan paginya kita ambil swab yang kedua," jelasnya. 

Ia juga membenarkan, bahwa di wilayah tersebut ada lima kasus yang ditemukan positif Covid-19, dari semenjak bulan April dan Mei 2020. Namun, sudah ada 3 orang yang sembuh sehingga tersisa dua orang. 

Baca Juga: Jokowi Dikabarkan akan Pindah Kewarganegaraan Singapura, Cek Faktanya

"Sebelumnya di Werdhi Bhuwana,  ada lima kasus positif Covid-19. Jadi kita sebagai pelayanan masyarakat sedini mungkin mengantisipasi supaya tidak bertambah luas. Makannya kita lakukan screning yang lebih luas hari ini," ujarnya.

"Sudah tiga orang yang sembuh. Itu kasus dari 14 April muncul dan kemudian juga ada yang muncul di awal Mei. Kemarin ada satu (sembuh) dan minggu lalu ada dua," ungkapnya. 

Halaman:

Editor: Dian Effendi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X