Polresta Denpasar Ungkap Motif Pembunuhan Oleh Dua WNA Asal India

- 16 Mei 2023, 19:52 WIB
Polresta Denpasar Ungkap Motif Pembunuhan Oleh Dua WNA Asal India
Polresta Denpasar Ungkap Motif Pembunuhan Oleh Dua WNA Asal India /ANTARA/ROLANDUS NAMPU/

RINGTIMES BALI- Polresta Denpasar berhasil mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan oleh dua orang warga negara asing (WNA) asal India, terhadap seorang warga Jakarta bernama Fitran Robby Firdaus (39).

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas dalam konferensi pers di Denpasar, Bali, mengatakan bahwa motif pembunuhan karena salah paham.

“Terjadi kesalahpahaman antara korban dan pelaku, di mana sering menggunakan kata menghina atau memaki dalam bahasa inggris,” ucap Bambang Yugo, dikutip dari Antara, Selasa 16 Mei 2023.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa perselisihan antara korban dan pelaku, diketahui terjadi saat mereka bermain kartu di rumah korban yang beralamat di Tukad Bilok, Gang Banteng No. 3, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Bali, pada Sabtu 13 Mei 2023.

Menurut penjelasan Bambang Yugo, kedua pelaku yakni Gurmej Singh (21) dan Ajaypal Singh (21), sempat melakukan penganiayaan terhadap seorang WNA asal India bernama Rajesh Sheen (40).

Rajesh Sheen kemudian ditemukan oleh warga dalam keadaan kepala diikat dengan kain, terdapat banyak darah di wajah, serta dalam posisi duduk di pinggir jalan.

Hasil penyidikan polisi menyatakan bahwa kedua pelaku mengaku bahwa mereka telah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap korban bernama Fitran Firdaus.

Sementara itu, pihak Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar masih akan melakukan rekonstruksi tindak pembunuhan oleh dua WNA asal India tersebut, guna mengetahui kronologi secara pasti.

Bambang Yugo, pada kesempatan itu juga menunjukkan salah satu alat, yakni gagang pacul, yang digunakan pelaku untuk memukul korban sampai meninggal dunia.

Korban Fitran Firdaus, pertama kali bertemu dan berkenalan dengan kedua pelaku pada 10 Mei 2023, dan langsung menawarkan kedua pelaku dan satu orang korban asal India yang selamat, untuk menginap di rumahnya. Tawaran tersebut pun diterima oleh kedua pelaku.

Menurut Bambang Yugo, perselisihan sudah terjadi sejak Jumat 12 Mei 2023, dan puncaknya pada Sabtu 13 Mei 2023, dimana pelaku melakukan penganiayaan hingga pembunuhan kepada korban.

Meskipun kedua pelaku sudah memesan tiket pesawat untuk kabur, warga yang menemukan korban langsung melaporkan ke pihak kepolisian.

Sehingga dalam waktu 2,5 jam, pihak Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar yang melalui koordinasi dengan Polres Kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan Imigrasi Ngurah Rai, berhasil mengamankan kedua pelaku.

Kedua pelaku yang ditangkap di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, sampai dengan saat ini berada di Rumah Tahanan Polresta Denpasar.***

 Baca Juga: Kejari Bangli Terima Tersangka Pembunuhan di Desa Belandingan Kintamani

Editor: Dian Effendi

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x