Covid-19 Kembali Meningkat, Gubernur Wayan Koster: Tidak Ada yang Perlu Dikhawatirkan  

- 3 Juli 2022, 09:20 WIB
Gubernur Wayan Koster imbau masyarakat jangan khawatir meski ada peningkatan kasus Covid-19 dan akan terus tingkatkan booster.
Gubernur Wayan Koster imbau masyarakat jangan khawatir meski ada peningkatan kasus Covid-19 dan akan terus tingkatkan booster. /Ringtimes Bali/Ni Putu Putri Muliantari

RINGTIMES BALI – Gubernur I Wayan Koster imbau masyarakat agar tidak panik dengan peningkatan kasus Covid-19 di Bali selama dua minggu terakhir.

Gubernur Wayan Koster mengatakan tidak perlu ada yang dikhawatirkan sebab pasien yang sembuh juga meningkat dan meninggal hampir tidak ada atau sudah nol.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Provinsi Bali pada Jumat, 1 Juli 2022, angka positif bertambah 70 kasus, pada Kamis, 30 Juni 2022 ada 73 kasus, dan Rabu, 29 Juni 2022 ada 56 kasus dengan temuan kasus positif cenderung fluktuatif.

Baca Juga: Gubernur Koster Terima Kunjungan Ditjen KSDAE dan Kementerian LHK di Jayasabha

Wayan Koster menyampaikan tidak ada temuan kasus Covid-19 Omicron jenis terbaru, sedangkan pasien mengalami gejala tidak terlalu berat bahkan tanpa gejala. Warga yang terinfeksi beberapa waktu terakhir disebut bukan warga asli Bali.

Mereka terdiri dari WNA yang akan kembali ke negara asalnya dan terdeteksi positif ketika melakukan tes. Tidak hanya itu, berasal dari luar warga Bali, sedangkan kasus yang dialami warga Bali stabil.

WNA yang berkunjung ke Bali kini telah mencapai 7-8 ribu orang dalam satu hari. Ada negara yang masih menerapkan kembali harus melakukan tes PCR dan ketika balik positif, sekitar 10 orang dan tidak melebihi 20 orang.

Baca Juga: Putri Koster Dampingi Kemkominfo Kunjungi Pameran IKM Bali Bangkit

Gubernur Bali tersebut mengatakan akan terus meningkatkan capaian vaksinasi booster atau penguat, dimana saat ini vaksinasi dosis III di Bali telah mencapai 71 persen.

“Masyarakat sudah nyaman jadi merasa tidak perlu lagi booster. Vaksin satu mencapai 105 persen, vaksin kedua sudah 97 persen, booster lebih dari 70 persen. Target sebenarnya adalah sama seperti vaksin kedua 97 persen,” ucapnya dikutip dari Antara.

Halaman:

Editor: Rian Ade Maulana


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x