New Normal di Jembrana, Pembukaan Warung Wisata Belum Jelas

- 20 Juli 2020, 15:42 WIB
Pertemuan sejumlah pengusaha warung wisata dengan instansi terkait Senin (20/7)
Pertemuan sejumlah pengusaha warung wisata dengan instansi terkait Senin (20/7) /

RINGTIMES BALI- Pembukaan pariwisata setelah tatanan kehidupan baru (new normal), belum membuat semua pelaku usaha bisa menjalankan usahanya.

Seperti para pengusaha warung wisata, bar dan restoran. Hingga kini belum ada kejelasan kapan mereka bisa membuka usahanya kembali.

Pada pertemuan dengan instansi terkait Senin (20/7) mereka menyampaikan, selama pandemic Covid-19 usaha mereka telah tutup.

Baca Juga: Ini 10 Rekomendasi Destinasi Wisata Saat New Normal di Banyuwangi

Dengan tutupnya usaha mereka selama beberapa bulan membuar pengusaha kesulitan ekonomi. Sementara kebutuhan banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.

“Kami berharap saat new normal ini bisa diberikan kebijakan untuk membuka usaha sehingga perekonomian kami bisa berjalan,” ujar sejumlah pengusaha warung wisata saat menyampaikan aspirasinya.

Menanggapi aspirasi itu Kadis Pariwisata Pemkab Jembrana I Nengah Alit, menyampaikan yang ditutup oleh Gubernur Bali adalah destinasi wisata, sesuai dengan kewenangan yang ada.

Baca Juga: Diduga Berbohong, Polisi akan Kembali Periksa Kekasih Almarhum Yodi

Sedangkan kewenangan dinas pariwisata terkait dengan verifikasi restoran, rumah makan.

Sedangkan untuk warung, itu adalah kewenangan Dinas Koperindag.

“Kami akan melihat obyek yang kami tangani termasuk juga dengan unit usaha yang kami tangani, sambil menunggu keputusan dari Provinsi. Intinya saat ini belum saatnya mengadakan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak Perizinan yang bapak pegang belum ada di verifikasi kami, terkait dengan keramaian sampai saat ini kami masih menunggu instruksi dari atas,” ungkapnya.

Baca Juga: Empat Orang Karyawan Pabrik Rokok di Denpasar Asal Gianyar Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kabid Perdagangan Dinas Koperindag Pemkab Jembrana Ketut Antara mengatakan, jika ekonomi semakin bergeliat maka Koperindag semakin berhasil. 

Tetapi dalam situasi sekarang ini dimana pandemic Covid-19 belum berakhir maka ada aturan-aturan yang hatus ditaati.

“Dalam melaksanakan usaha ada aturan yang harus ditaati, sehingga warung wisata tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga: Mantaf Napi Pemerkosa dan Kekerasan Anak Akan Dipindahkan ke LP Nusakambangan

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Jembrana AKP Ni Komang Sri Subakti menyampaikan terkait tatanan adaptasi kebiasaan baru, ada aturan yang harus dilaksanakan dengan baik.

"Kami semua bisa memahami kriteria saat situasi pandemi seperti sekarang, ini demi kebaikan kita bersama," ungkapnya.

Editor: I Dewa Putu Darmada


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah