Miliki Rumah Impian dengan KPR Syariah BSI Griya, Margin Mulai Setara 1.11 Persen dan Hadiah Tabungan e-mas!

- 11 Maret 2022, 11:00 WIB
KPR Syariah BSI Griya dengan margin mulai setara 1,11 persen fixed 1 tahun, hadiah langsung tabungan E-mas 1 gram dari BSI Mobile.
KPR Syariah BSI Griya dengan margin mulai setara 1,11 persen fixed 1 tahun, hadiah langsung tabungan E-mas 1 gram dari BSI Mobile. /

RINGTIMES BALI - Harga rumah impian yang terus melonjak, belum lagi suku bunga yang tinggi membuat keinginan memiliki hunian impian sulit diwujudkan. Bukan hanya itu, memilih KPR murah yang lebih pro-nasabah juga menjadi masalah tersendiri mengingat tidak semua bank memberikan kemudahan terutama dalam hal margin bunga.

KPR sendiri merupakan Kredit Pemilikan Rumah yang biasanya melibatkan bank konvensional sebagai pelaksananya, dengan berbagai syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan. Meskipun memudahkan proses pembelian rumah, KPR bank konvensional bukanlah satu-satunya opsi yang ada. 

Agar lebih menguntungkan dan bikin hati tenang karena sesuai dengan prinsip Syariah, KPR Syariah dapat menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan. Dengan menggunakan istilah biaya pembelian rumah, KPR Syariah murah menguntungkan nasabah dengan menawarkan margin mulai setara 1.11% selama periode Februari-Maret 2022 dalam rangka Milad Bank Syariah Indonesia yang pertama. Nah, jika tertarik untuk memiliki rumah impian menggunakan sistem KPR murah berbasis Syariah namun belum familiar dengan sistem pembiayaan tersebut, simak keterangannya berikut ini.

Baca Juga: Seluruh Aspek Sirkuit Mandalika Siap Gelar Seri Pertamina Grand Prix of Indonesia

Beda KPR Syariah dengan KPR Konvensional

KPR murah yang berbasis Syariah memiliki sejumlah karakteristik yang secara prinsip cukup berbeda dengan KPR yang dijalankan oleh bank konvensional pada umumnya. Perbedaan tersebut meliputi jenis bunga yang dikenakan dan juga ketiadaan sistem denda yang dapat merugikan nasabah.

Bunga tetap KPR Syariah

Bunga floating atau mengambang adalah suku bunga yang berubah dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan tren pasar KPR. Misalnya saja di tahun pertama cicilan nasabah dikenai bunga 5% yang kemudian naik menjadi 7% di tahun-tahun setelahnya. Kendati umum ditemui pada sistem KPR bank konvensional, hal ini tetap menimbulkan kerugian bagi nasabah sebab dari waktu ke waktu biaya cicilan lebih besar dan seringkali tidak terprediksi.

Sedangkan fixed rate atau tetap adalah margin bunga pembiayaan dengan jumlah yang stabil atau tetap sama dari awal pengambilan KPR hingga akhir masa cicilan sesuai dengan akad atau kesepakatan di awal. Penggunaan sistem bunga fixed rate lebih menguntungkan bagi nasabah karena besaran cicilan kini dan nanti bisa diprediksi dengan pasti yang membuat manajemen finansial lebih tenang dan tertata. Sistem ini lebih umum ditemukan pada program KPR Syariah murah.

Baca Juga: Brwa Nouri Ungkap Mentalitas Pemain Bali United Adalah Kunci Kemenangan

Halaman:

Editor: Shofia Faridatuz Zahra


Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x