Bunda PAUD Hadiri Pelaksanaan Transisi Anak PAUD-SD

- 16 Agustus 2023, 20:46 WIB
Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta, menghadiri acara Pelaksanaan Transisi Anak PAUD-SD Yang Menyenangkan sekaligus Sosialisasi dan Pembinaan Kesatuan PAUD yang ada di Kabupaten Badung di Aula Sekolah Dasar 1 Petang, Rabu (16/8).
Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta, menghadiri acara Pelaksanaan Transisi Anak PAUD-SD Yang Menyenangkan sekaligus Sosialisasi dan Pembinaan Kesatuan PAUD yang ada di Kabupaten Badung di Aula Sekolah Dasar 1 Petang, Rabu (16/8). /Dok Humas Badung

RINGTIMES BALI - Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta, menghadiri acara Pelaksanaan Transisi Anak PAUD-SD Yang Menyenangkan sekaligus Sosialisasi dan Pembinaan Kesatuan PAUD yang ada di Kabupaten Badung, Rabu (16/8) bertempat di Aula Sekolah Dasar 1 Petang.

Hadir dalam kesempatan ini Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga yang diwakili oleh Kabid Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal I Wayan Wirawan, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Badung, Kasi PAUD Badung, Orang Tua Anak PAUD, serta undangan lainnya.

Nyonya Seniasih Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia bisa berkumpul bersama dalam melaksanakan kegiatan Pelaksanaan Transisi Anak PAUD-SD Yang Menyenangkan, dimana kepada orang tua dan guru penggerak siswa-siswi SD maupun PAUD untuk membina atau mengajarkan anak-anak di rumah maupun di sekolah.

Baca Juga: Momentum Bersama Menuju Jembrana Emas 2026, dalam Peringatan Hari Jadi ke-128 Kota Negara

Jangan terlalu menuntut anak harus bisa membaca maupun menulis, harus sabar agar anak-anak di usia dini tidak minder untuk belajar.

“Anak-anak PAUD maupun SD kelas I biarkan dia bermain dan mencari teman, apa maunya dan apa cita-citanya, jangan kita memaksa, jangan sekali-kali sampai membentak anak dalam belajar," jelasnya.

Lebih lanjut diharapkan, di Kecamatan Petang atau Kabupaten Badung tidak ada yang namanya kekerasan terhadap anak PAUD oleh orang tua maupun guru pengajar dan kepada guru penggerak saat membina atau mengajarkan anak-anak PAUD jangan setengah hati, harus sepenuh hati.

“Kalau siap jadi guru penggerak harus pakai hati. Di sekolah anggap anak-anak itu adalah anak kita sendiri dan saat membina atau mengajar juga jangan sampai mengeluarkan nada-nada yang keras agar anak-anak tidak takut untuk datang ke sekolah untuk belajar," ujar Bunda Paud.

Sementara itu Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga dalam laporannya yang dibacakan Kabid Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal I Wayan Wirawan, menyampaikan banyak terimakasih atas kehadiran Bunda PAUD bersama undangan lainnya dalam acara Pelaksanaan Transisi Anak PAUD-SD Yang Menyenangkan sekaligus melaksanakan Sosialisasi dan Pembinaan Kesatuan PAUD yang ada di Kabupaten Badung.

Halaman:

Editor: Dian Effendi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x