Pastikan KIP Tepat Sasaran, Teman KIP Bertandang ke Universitas Udayana

7 September 2020, 21:36 WIB
Tim Staf Khusus Kepresidenan (SKP) Amarudin Marif bidang kepemudaan, kemahasiswaan dan pesantren, saat audensi ke Universitas Udayana /

RINGTIMES BALI- Tim Staf Khusus Kepresidenan (SKP) Amarudin Marif yang bergerak dibidang kepemudaan, kemahasiswaan dan pesantren, melakukan audensi di universitas Udayana.

Audensi yang diterima langsung oleh Wakil Rektor III dan Kepala Bidang Kemahasiswaan berlangsung lancar. Jumat, 4 September 2020.

Kehadiran tim SKP yang diwakili oleh Juventus Prima Yoris Kago merupakan salah bentuk perintah khusus dari Pak Presiden untuk memastikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah harus sesuai kriteria penerima dan mempercepat proses penyerapannya.

Baca Juga: Menkop Teten Masduki Apresiasi Insan Kreatif Kota Denpasar

"Teman KIP bergerak diseluruh Indonesia baik kampus swasta maupun kampus negeri. Akan tetapi fokusnya adalah kampus negeri. KIP ini berkolaborasi dengan Dirjen Dikti. Untuk dibali ada dua kampus, yaitu Udayana dan Undiksa Ganesha"ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, wakil rektor III Prof. Dr. Ir. I Made Sudarma, Ms menyambut baik kedatangan tim SKP ke universitas Udayana.

"Kedatangan tim KIP sangat membantu kami, sehingga pihak kami bisa saling sharing dan menyampaikan secara langsung terkait KIP tersebut,"ujarnya.

Baca Juga: Geliatkan Pariwisata Bali, BDTI Gelar Travel Gathering se-Indonesia

Terkait KIP itu memang sangat dibutuhkan oleh semua mahasiswa mulai dari mahasiswa baru, semester 3, 5 dan 7. Kehadiran KIP ini juga bisa membantu bagi yang benar-benar membutuhkan.

Juventus menambahkan bahwa dalam proses aktualisasi KIP memang banyak ditemukan kendala salah satunya sistem.

"Untuk memudahkan koordinasi dan penyaluran KIP kami memiliki tim pendamping KIP di Udayana dan Undiksa Ganesha", imbuhnya.

Baca Juga: Desa Peguyangan Kangin Sosialisasikan Pergub Nomor 46 Tahun 2020

Menanggapi hal tersebut, WR III menyampaikan dari kouta yang diberikan 3.410 baru terserap 362. Masih tersisa 282 kouta.

"Saat ini kami sedang melakukan verifikasi lanjutan bagi mereka yang mendaftar. Sedangkan sisa dari kouta yang sisa telah dikembalikan ke Dikti", ujar Guru Besar Universitas Udayana.

Juventus menambah KIP ini harus bisa terserap sesuai dengan kouta yang telah diberikan oleh pemerintah.

Baca Juga: Pegawai THL Berpolitik Praktis, Begini Tanggapan Bawaslu Badung

"Kouta KIP yang diberikan 818 ribu harus terserap dengan cepat sesuai dengan kriteria. Maka kami bukan cuma melakukan pendampingan, tetapi juga akan mencari mahasiswa lain agar bisa mendapatkan KIP", ujar Koordinator Teman KIP wilayah Bali, Nusra dan Timur.

Diakhiri audensi, tim SKP berharap KIP bisa tersalurkan dengan baik kepada mahasiswa sesuai dengan kriteria. ***(Dicky)

Editor: Emanuel Oja

Tags

Terkini

Terpopuler