Anggota DPR Sebut Pemerintah Perlu Tingkatkan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

- 3 Mei 2023, 11:40 WIB
Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Himmatul Aliyah. / Twitter@h1mma_gerindra
Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Himmatul Aliyah. / Twitter@h1mma_gerindra /

 

RINGTIMES BALI- Anggota Komisi X DPR Himmatul Aliyah, meminta pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, guna meningkatkan kualitas pendidikan.

Hal tersebut dikatakannya lantara ia meyakini bahwa kesejahteraan tenaga pendidik punya korelasi dengan kualitas pendidikan.

Lebih lanjut dijelaskan Himmatul, bahwa pada beberapa negara dengan kualitas dan mutu pendidikan yang baik, mempunyai tenaga pendidik yang cenderung lebih sejahtera.

Sehingga melalui momen Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2023 ini, alangkah lebih baik jika Pemerintah mau berupaya meningkatkan kesejahteraan guru dan dosen, yang menurutnya belum memadai.

Baca Juga: Peringatan Hari Buruh, DPR RI Berkomitmen untuk Terus Memperjuangkan Aspirasi Buruh

“Pemerintah perlu meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik yang selama ini masih kurang memadai,” ujar Himmatul, dikutip dari Antara, Rabu 03 Mei 2023.

Mengingat kunci utama bagi peningkatan kualitas pendidikan Indonesia adalah kesejahteraan tenaga pendidik, maka Ia mengingatkan Pemerintah agar lebih serius dalam meningkatkan kualitas guru maupun dosen.

Himmatul menyebutkan bahwa ekosistem pendidikan yang kurang mendukung seperti beban administrasi yang tinggi dan gaji yang kurang memadai menjadi penyebab kurangnya kompetensi tenaga pendidik.

Ia juga menambahkan bahwa penting melakukan afirmasi terhadap guru honorer, sehingga mereka punya peluang lebih besar untuk menjadi ASN, baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil maupun PPPK.

Hal tersebut disebut Himmatul sebagai suatu bentuk penghargaan kepada guru honorer, yang telah mengabdi diri guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Pemerintah harus lebih konsisten dalam memperbaiki serta meningkatkan sarana prasarana pendidikan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

Pada akhirnya, Himmatul juga meminta agar pemerintah memprioritaskan capaian pendidikan karakter berbasis agama dan budaya, sehingga dapat menjadi pondasi yang kuat dalam membentuk peradaban bangsa.

Menurut Himmatul Pemerintah wajib membiayai pendidikan dasar semua warga negara Indonesia. anggaran negara minimal sebesar 20 persen harus diprioritaskan bagi pendidikan dalam upaya memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi.***

 Baca Juga: Anggota DPR Sebut Alasan Mengapa Pencatatan Perkawinan WNI di Luar Negeri Penting Dilakukan

Editor: Dian Effendi

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x