Ekstremis Yahudi Siap Serbu Masjid Al Aqsa Karena Tak Puas Genjatan Senjata

- 24 Mei 2021, 13:38 WIB
Ekstrimis Yahudi dikabarkan akan menyerbu Masjid Al Aqsa karena tidk puas dengan genjatan senjata.
Ekstrimis Yahudi dikabarkan akan menyerbu Masjid Al Aqsa karena tidk puas dengan genjatan senjata. /Twitter/@edokonrard

Pemukim merencanakan menyerang Masjid Al Aqsa dan sekitarnya 9 Mei untuk menandai perayaan kependudukan Israel di Yerusalem Timur.

Kejadian tersebut terjadi pada 1967 setelah mereka memenangkan perang melawan Mesir, Yordania dan Suriah.

Seruan ini datang di tengah keluhan tentang Israel yang siaga hendak mengklaim wilayah pemukiman Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur.

Baca Juga: Kabar Duka Selimuti Gaza, Usai Serangan Roket Israel, 228 Warga Palestina Meninggal

Pemukim yang didukung pemerintah merencanakan memaksa mengusir penduduk Palestina. Aktivis dan penduduk Sheikh Jarrah Alaa Salima mengatakan kepada Arabi 21 jika pasukan Israel menjarah Sheikh Jarrah tanpa alasan.

Ia menekankan jika yang terjadi adalah hukuman kolektif melawan hukum internasional. Ia mengatakan kepada portal berita berbahasa Arab tersebut jika pasukan Israel melindungi para pemukim di sana.

Ia juga menambahkan Israel mengubah Sheikh Jarrah menjadi zona militer tertutup. Pasukan Israel masih terus-terusan berhenti dan mencari warga lokal sebagai bukti identitas mereka.

Sementara warga Palestina sering dicegah mengunjungi kerabat yang tinggal di tempat tersebut, tambah Salima.

Ia kemudian menyerukan solidaritas dengan tetangga dan mengangkat status ilegal Sheikh Jarrah, yang merupakan hukuman kolektif untuk warga sipil di masa perang dan secara hukum tidak bisa diterima.***

Halaman:

Editor: Muhammad Khusaini

Sumber: Al Araby


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah