Bermain di Pantai Air Kuning, Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Ombak

- 21 Agustus 2020, 18:00 WIB
Ilustrasi tenggelam.
Ilustrasi tenggelam. /PIXABAY/Free-Photos

RINGTIMES BALI - Asyik bermain-main di pinggir pantai Air Kuning, Desa Air Kuning, Jembrana, Bali, bocah 11 tahun tiba-tiba terseret arus dan tenggelam.

Peristiwa naas tersebut terjadi Kamis 20 Agustus 2020, sekitar pukul 17.00 Wita. Hingga pagi ini korban belum berhasil ditemukan, meskipun pencarian maksimal telah dilakukan oleh petugas dan sejumlah nelayan.

Informasi yang berhasil dihimpun redaksi menyebutkan, bocah laki-laki malang yang bernama Aldy, asal Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Jembrana tersebut sebelum kejadian, sempat bermain dengan teman-temannya.

Baca Juga: '2 Jam Nggak ngapa-ngapain', Video YouTuber Ini Ditonton 3 Juta Lebih Warga Net

Namun tiba-tiba bocah tersebut terseret arus pantai dan menghilang. Padahal arus saat itu tenang. Sejumlah nelayan yang melihat kejadian tersebut langsung melakukan pencarian dan ada pula yang melapor ke pihak kepolisian.

Sayangnya pencarian hingga malam hari, bocah tersebut belum berhasil ditemukan. Pencarian malam hari dihentikan dan dilanjutkan tadi pagi hingga sing hari.

Sayangnga sampai Jumat (21/8) pukul 14.00, putra pasangan Hairaji dan Inayati yang kesehariannya periang tersebut belum berhasil ditemukan. Namun petugas dan sejumlah nelayan masih melakukan pencarian dengan memperluar radius pencairan.

Baca Juga: Trend Covid-19 di Bali, Meningkat Pelan, Positif 4.292 Orang

Kasat Polair Polres Jembrana, Iptu Eddy Waluyo dikonfirmasi membenarkan mendapatkan laporan ada anak umur 11 tahun yang tenggelam saat mandi di pantai Air Kuning.

Petugas menindaklanjuti turun ke lokasi bersama SAR untuk melakukan pencarian. Dari keterangan saksi korban bernama Aldi Yahya asal Banjar Anyar, Air Kuning.

"Masih dilakukan pencarian di sekitar lokasi korban terseret ombak," ujar Eddy Waluyo.***

Editor: Dian Effendi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x