Kesembuhan di Denpasar Melonjak, 26 Sembuh, Positif Covid-19 Bertambah 21 Orang

- 7 Juli 2020, 22:51 WIB
foto : Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. /

RINGTIMES BALI - Angka kesembuhan kasus Covid-19 di Kota Denpasar terus meningkat. Dalam data perkembangan kasus harian, Selasa, 7 Juli 2020 tercatat jumlah kesembuhan pasien sebanyak 26 orang.

Sedangkan penambahan kasus positif Covid-19 tercatat 21 Orang. Rincianya, 6 orang OTG dinyatakan positif, 1 orang PDP dinyatakan positif, sementara 14 lainya merupakan kasus baru.

“Kita patut bersyukur, hari ini angka kesembuhan mencapai 26 orang, namun demikian kewaspadaan juga harus ditingkatkan, mengingat penambahan kasus hari ini sebanyak 21 orang,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar di ruang Press Room Kantor Walikota Selasa, 7 Juli 2020.

Baca Juga: Sidak Komisi III DPRD Bali, Terminal Mengwi Belum Dikelola Maksimal

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih terjadi. Kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah mulai menunjukan peningkatan.

Kedua klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, serta masyarakat yang mendapati adanya penduduk baru agar segera melapor ke Kadus, Kaling atau Perbekel Lurah, dan perbekel lurah diharapkan juga aktif memantau mobilitas penduduk di wilayahnya,” jelasnya.

Baca Juga: Sidak Komisi III DPRD Bali, Terminal Mengwi Belum Dikelola Maksimal

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. Karena dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 ini tersapat dua cara. Yakni tracing masif yang agresif disertai tes dan isolasi, serta kesadaran masyarakat untuk melaksanakan pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan.

Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

Halaman:

Editor: I Dewa Putu Darmada


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X