Kebakaran Hutan di Spanyol, 1.500 Warga Desa Dievakuasi

26 Maret 2023, 10:10 WIB
Ilustrasi kebakaran hutan. /Antara/Nova Wahyudi/

RINGTIMES BALI – Sebuah kebakaran telah terjadi di kawasan hutan Valencia, Spanyol pada Sabtu, 25 Maret 2023 dan menghanguskan lebih dari 4.000 hektar.

Kebakaran tersebut menyebabkan sekira 1.500 warga desa sekitaran hutan harus di evakuasi.

“Kota Anda terbakar, hidup Anda terbakar, Hewan kami ada di sana dan tidak ada yang bisa memberi tahu kami apa pun,” kata Antonio Zarzoso, salah satu warga desa Puebla de Arenoso.

Layanan darurat setempat mengatakan sudah mengerahkan lebih dari 500 petugas pemadam kebakaran yang didukung oleh 20 pesawat dan helikopter untuk mengendalikan kobaran api di dekat Desa Villanueva de Viver.

Baca Juga: Sempat Hilang, Pemancing di Pantai Labuan Sait Ditemukan Meninggal Dunia

Ximo Puig, Presiden Wilayah Valencia mengatakan bahwa kobaran api bisa menjadi lebih ganas dengan suhu musim panas yang menembus 30°C.

Surat kabar daerah Las Provincias melaporkan bahwa polisi meyakini kobaran api dipicu oleh percikan api dari mesin yang digunakan untuk mengumpulkan semak belukar.

Kendati demikian, untuk penyebab pasti kebakaran hutan itu masih diselidiki oleh pihak berwajib.

Cuaca di sepanjang pantai Mediterania timur laut Spanyol pada musim ini terlihat lebih kering dan lebih panas dari biasanya. 

Baca Juga: Luhut Sebut Hilirisasi Jadi Kunci Utama Dukung Indonesia Jadi Negara Maju pada 2045

Menurut Badan Meteorologi Aemet, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Sementara itu, berdasarkan statistik Komisi Eropa, pada tahun lalu kebakaran telah menghanguskan 785.000 hektar hutan di Eropa. Angka ini lebih dari dua kali lipat rata-rata tahunan selama 16 tahun terakhir.

Berdasarkan laporan dari Komisi Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa, Spanyol telah kehilangan 307.000 hektar hutan dan ini merupakan rekor tertinggi.***

Editor: Yunita Amelia Rahma

Sumber: The Guardian

Tags

Terkini

Terpopuler