Kriminolog Sebut Kasus Yodi Prabowo Bunuh Diri yang Aneh, Ini Rentetan Faktanya, Anti Klimaks

- 1 Agustus 2020, 09:15 WIB
Kartu Identitas Metro TV Yodi Prabowo. /Antara

RINGTIMES BALI - Kasus kematian Yodi Prabowo video editor Metro TV seolah tak ada habisnya, masih terus menarik untuk diselidiki.

Pasalnya keluarga korban masih belum menerima status kematian Yodi yang dibeberkan kepolisian dengan motif bunuh diri, pada Sabtu (25/7)lalu. Pun Polda Metro Jaya telah merilis penyebab kematiannya.

Tim penyidik gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Pesanggrahan mengaku telah memberitahukan pihak keluarga atas hasil penyidikan sebelum merilisnya di hadapan publik.

Baca Juga: Tak Mau Disudutkan, Polisi : Fakta Yodi Prabowo Tes HIV di RSCM

Tidak hanya itu, penyidikan dilakukan dengan sangat teliti dan penuh pertimbangan, agar kesimpulan yang diperoleh tidak mengecewakan pihak manapun termasuk keluarga korban.

Kriminolog dari Universitas Indonesia (UI), Hamidah Abdurrahman yang kemudian menganggap bahwa kasus bunuh diri Yodi adalah yang paling aneh.

Keanehan itu ia nilai dari luka tusuk yang dimiliki korban saat ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga: Masih Berlanjut, Kasus Yodi Prabowo, Orang Ketiga Ngaku Kini Jadi Pengangguran

Artikel ini sebelumnya telah terbit di PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dengan judul "Sebutkan Dugaan Motif Kematian Editor Metro TV, Ahli Kriminolog: ini Bunuh Diri yang Paling Aneh" yang dikutip dari RRI.

"Namun ini bunuh diri yang paling aneh, karena dia melukai dirinya dengan empat tusukan," kata Hamidah di Jakarta, Jumat 31 Juli 2020.

Halaman:

Editor: Tri Widiyanti Prasetiyo

Sumber: ANTARA, Galamedianews, RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X