Dana BLT BPJS Ketenagakerjaan yang Sudah Cair Harus Dikembalikan, Menaker: Bisa Kena Sanksi!

- 26 Oktober 2020, 17:18 WIB
Dana BLT BPJS Ketenagakerjaan yang Sudah Cair Harus Dikembalikan, Menaker: Bisa Kena Sanksi!
Dana BLT BPJS Ketenagakerjaan yang Sudah Cair Harus Dikembalikan, Menaker: Bisa Kena Sanksi! /Biro Humas Kemnaker

RINGTIMES BALI - Pemerintah mengeluarkan berbagai macam jenis bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam rangka memulihkan ekonomi masyarakat di masa pandemi.

Salah satunya BLT yang diberikan kepada pekerja yang memiliki upah dibawah Rp5 juta dan terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Saat ini BLT BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan pemerintah telah memasuki gelombang 2 untuk pencairan.

Baca Juga: Publik Soroti Kebebasan Demokrasi Era Jokowi, Ini Kata Politikus Demokrat

Namun, bagi pekerja yang tidak memenuhi syarat, diminta untuk mengembalikan dana BLT BPJS Ketenagakerjaan yang sudah dicairkan .

Hal tersebut  disampaikan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), bahwa ada pekerja yang tidak sesuai syarat namun sudah mencairkan dana BLT BPJS Ketenagakerjaan.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada pekerja tersebut untuk segera mengembalikan dana BLT BPJS Ketenagakerjaan ke kas negara jika tidak ingin dikenakan sanksi.

Baca Juga: Pantai Ora, Mutiara Tersembunyi di Maluku Tengah

Bahkan Menaker menegaskan pada bulan September lalu bahwa perusahaan maupun pekerja yang tidak memenuhi ketentuan, akan dijatuhi sanksi sesuai perundang-undangan yang berlaku.

"Kami ingatkan bahwa pemberi kerja yang tidak memberikan data yang sebenarnya dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tegas Ida Fauziah melalui siaran virtual pada Selasa, 8 September 2020 lalu.

Begitupun dengan pekerja yang tidak memenuhi persyaratan yang tertuang dalam Permenaker 14 Tahun 2020, namun telah menerima bantuan ini, maka yang bersangkutan wajib mengembalikan bantuan tersebut ke rekening kas negara," sambung Ida Fauziah.

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele, Ini Bahaya Asam Urat Jika Dibiarkan

Syarat calon penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan berdasarkan Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 adalah sebagai berikut:

1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK);

2. Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan.

Baca Juga: Login depkop.go.id, Input NIK ke eform.bri.co.id, Segera Dapatkan BLT UMKM Banpres BPUM Rp2,4 Juta

3. Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan.

4.Pekerja/buruh penerima upah.

5. Memiliki rekening bank yang aktif.

Baca Juga: Segera Cek dan Daftar, Ini Cara Mudah Dapatkan Bantuan Uang Rp500 Ribu Per KK

6. Peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020.

Oleh karena itu ia meminta kepada pekerja yang tidak memenuhi persyaratan yang tertuang dalam Permenaker No 14 Tahun 2020, namun telah menerima bantuan, wajib mengembalikan bantuan tersebut ke rekening kas negara.***

Editor: I GA Putu Yuliani Dewi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x