FAKTA Atau HOAKS: Anggota FPI Berencana Lakukan Aksi Bunuh Diri Massal

- 8 Juni 2020, 08:30 WIB
HOAKS Polisi Benarkan Ada Upaya Dari FPI Dalam Penyebaran Kaos & Atribut PKI
HOAKS Polisi Benarkan Ada Upaya Dari FPI Dalam Penyebaran Kaos & Atribut PKI /Instagram/.*/Instagram @hccjawabarat

RINGTIMES BALI - Ramai diperbincangkan publik sebut anggota FPI (Front Pembela Islam) berencana melakukan aksi bunuh diri masal.

Untuk memenuhi komitmen mereka jika Presiden Joko Widodo kembali terpilih menjadi Presiden pada Pilpres 2019.

Klaim tersebut dipublikasikan dalam foto hasil tangkapan layar yang diunggah pemilik akun Facebook Andrian Rian. 

Baca Juga: BMKG Ungkap Sebagian Wilayah Bandung Raya Memasuki Musim Kemarau 

Foto itu menampilkan sejumlah anggota FPI berseragam putih membawa bendera organisasinya dengan narasi, “FPI menuju istana, siap melakukan bunuh diri masal bila MPR melantik Jokowi Amin”.

Sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-bekasi.com, Hoax Crisis Center Jawa Barat menyatakan klaim dalam unggahan itu merupakan informasi yang salah.

Andrian Rian juga leontarkan perntanyaan, “Hai kadrun Jokowi sudah lama dilantik, kapan kalian mau menepati janjinya bunuh diri masal kok sampai sekarang nggak ada kabarnya.”

Baca Juga: Atas Kematian George Floyd, Donald Trump Kerahkan Kekuatan Militer

Berita ini sebelumnya telah terbit di Pikiran-Rakyat.bekasi.com dengan judul FPI Dikabarkan Menuju Istana Negara Bermaksud Bunuh Diri Massal, Cek Faktanya

Berdasarkan penelusuran, foto dalam unggahan itu berasal dari artikel berjudul “FPI Minta Polisi Lindungi Laskar yang Kunjungan ke Daerah”.

Artikel itu diterbitkan Senin 16 Januari 2017 pukul 19.20 WIB dengan keterangan “Front Pembela Islam menyambangi gedung Mabes Polri, Jakarta, Senin 16 Januari”.

Agenda kedatangan FPI ke Mabes Polri itu dibenarkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Rikwanto. Dia menjelaskan, FPI ingin laskar mereka yang berada di daera-daerah mendapatkan jaminan perlindungan dari kepolisian setempat.

Setelah melakukan penelusuran di mesin pencarian Google, tidak ada artikel yang menyebut FPI akan melakukan aksi bunuh diri masal jika pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Keterangan dalam tangkapan layar yang mengatakan foto itu adalah anggota FPI saat beramai-ramai menuju Istana Kepresidenan juga termasuk informasi keliru.

Faktanya dalam foto itu, sejumlah anggota FPI hendak menyambangi Mabes Polri untuk tujuan yang tidak ada kaitannya dengan aksi bunuh diri.

 

 

Editor: Afifah Fadhilah

Sumber: Pikiran-Rakyat.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x