Arti Kedutan Perut, Dada hingga Ulu Hati, Waspada Penyakit Gerd

- 14 Desember 2021, 22:00 WIB
Ilustrasi arti kedutan perut, dada hingga ulu hati, waspada penyakit Gerd
Ilustrasi arti kedutan perut, dada hingga ulu hati, waspada penyakit Gerd /Towfiqu barbhuiya

RINGTIMES BALI – Arti keduatan diperut, dada sampai ulu hati yang dialami manusia mendatangkan sejuta kecemasan. Apakah pertanda alam atau sebuah penyakit? Mari kita simak artikel di bawah ini!

Meski terdengar jarang terjadi, kedutan diperut, dada sampai ulu hati menurut segi medis yang merupakan tanda dari tubuh kita.

Seperti yang dilansir dari kanal Youtube Erik Wibowo yang menginformasikan tentang makna dan arti kedutan pada perut, dada sampai ulu hati.

Baca Juga: Arti Kedutan di Ujung Mata Kanan dan Kiri Menurut Primbon Jawa dan Medis

Fenomena kedutan pada perut disebabkan adanya gangguan pada lambung manusia yang diprediksi oleh beberapa hal, diantaranya: cram, stress, kasalahan otot-otot, terlalu banyak konsumsi kafein atau rokok, pola hidup yang tidak sehat dan waktu istirahat yang tidak teratur.

Namun fenomena ini lebih sering disebabkan karena stress yang ditaksir tidak akan terjadi dalam jangka waktu yang lama.

Kedutan ini ditaksir terjadi dalam kurun waktu 1 – 2 minggu, namun jika teman-teman ada yang mengalaminya lebih dari kurun waktu 2 minggu, harap segera memeriksakannya ke dokter.

Baca Juga: 8 Arti Kedutan di Mata Kiri Bawah Menurut Medis

Jika kamu temanteman ada yang mengalami hal seperti ini yang diikuti dengan adanya sesak nafas, jenis sesak nafas disini tentu berbeda dengan sesak nafas pada umumnya.

Sesaf nafas yang terjadi dihidung dengan irama detak jantung yang tak menentu karena sesak yang dirasakan disebabkan adanya rasa sakit yang naik ke jantung dan paru-paru.

Jika hal tersebut persis dirasakan oleh teman-teman maka sudah dipastikan disebabkan karena pengaruh hormon kortisol.

Baca Juga: Arti Kedutan di Leher Menurut Primbon Jawa dan Medis, Ada Pertanda Kurang Baik

Dimana hormon kortisol ini lebih banyak membawa pengaruh pada tubuh ketika diri kita stress. Faktor lainnya dapat juga disebabkan karena dehidrasi.

Kekurangan cairan yang paling utamanya itu adalah harus memperbanyak minum air mineral dan tidak disarankan terlalu banyak mengkonsumsi minuman mengandung rasa dan berbahan pengawet.

Teman-teman juga dapat mengatasinya dengan mengkonsumsi buah-buahan syang mengandung kalium seperti pisang, namun tidak semua jenis pisang aman untuk dikonsumsi pada saat seperti ini.

Baca Juga: Arti Kedutan Mata Kiri Menurut Mitos dan Medis, Kabar Bahagia Hingga Gejala Penyakit

Pisang yang aman untuk dikonsumsi antara lain adalah pisang yang sudah terlalu matang sehingga dagingnya lembek, dan juga pisang susu.

Merubah pola piker untuk meminimalisir terjadinya stress dan juga mulai untuk mengkonsumsi makan makanan yang sehat.

Hindari makan makanan yang berlemak tinggi, coklat dan juga kacang-kacangan, buah yang asam, alkohol, soda, serta makan yang bercuka.***

Editor: Muhammad Khusaini


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah