Kemenparekraf Berencana Bangkitkan Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Bali Pertengahan Tahun Ini

31 Maret 2021, 17:52 WIB
Menparekraft Sandiaga Uno. /Dok. Kemenparekraf

RINGTIMES BALI – Sektor pariwisata terbesar di Indonesia yaitu Bali, akhirnya bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno guna membahas pemulihan pariwisata agar bisa beroperasi kembali.

Pandemi virus corona menyebabkan beberapa sektor pariwisata akhirnya mendapatkan tekanan dan memperkecil koridor pasar yang mereka ambil.

Beberapa perusahaan ataupun pelaku pariwisata akhirnya mengecilkan koridor pada wisatawan lokal untuk menjadi konsumen pariwisata tersebut.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berusaha untuk membicarakan persoalan tersebut dengan elemen-elemen pariwisata yang ada di Bali.

Baca Juga: Sandiaga Uno Sampaikan 4 Pilar Kebangkitan Pariwisata di Masa Pandemi

Baca Juga: Presiden Jokowi Upayakan Ubud, Sanur dan Nusa Dua Jadi Prioritas Pariwisata Bali

Salah satunya yaitu memperlebar koridor pasar tersebut untuk menyambut kembali kemungkinan adanya wisatawan internasional datang dan menjadi konsumen pariwisata di Indonesia, khususnya di Bali.

Pertemuan antara Sandiaga Uno dengan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif diadakan di Seminyak, tepatnya di John Hardy Boutique & Gallery.

Pertemuan tersebut bukan hanya untuk membicarakan keinginan dan strategi pariwisata dan ekonomi kreatif saja, tetapi Kemenparekraf juga membuka kesempatan untuk semua pelaku yang hadir dalam pertemuan tersebut memberikan kritik dan saran.

Dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Sandiaga uno menjelaskan bahwa beliau mendapatkan banyak masukan dan siap untuk membuka kembali sektor pariwisata di Bali.

“Kami menerima banyak sekali masukkan dan rencanannya ini akan kita gunakan untuk mempersiapkan pembukaan Bali kembali pada bulan Juni dan Juli” ujar Sandiaga uno.

Baca Juga: Mengenal CHSE dari Kemenparekraf RI untuk Pelaku Industri Pariwisata

Travel Corridor Arrangement (TCA), merupakan wujud dari peraturan yang akan diterapkan oleh Kemenparekraf. Bekerja sama dengan beberapa lembaga terkait, mewujudkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali, perlu untuk didiskusikan agar lebih matang.

“Komunikasi saya dengan Ibu Menlu, bahwa proses ini akan terus difinalisasi dan hasilnya akan kita bawa ke Bapak Presiden untuk diambil keputusan finalnya” Ujar Sandiaga uno.

Strategi yang perlu dipikirkan dalam membuat rencana berhasil salah satunya yaitu penekanan angka penularan virus corona. Menekan angka penyebaran virus corona, Kemenparekraf sudah menyiapkan strategi khusus.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Millenial Harus Menjadi Garis Depan Pariwisata

Strategi tersebut seperti Peyiapan produk wisata dan zona hijau, Protokol kesehatan melingkupi CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability), dan percepatan vaksinasi pada pelaku wisata dan ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh pemerintah, khususnya Kemenparekraf untuk membangkitkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali.

“Kita butuh kolaborasi dan Bapak Menteri telah mengambil langkah-langkah strategis. Mulai dari hadir dengan Bapak Presiden meninjau proses vaksinasi, menyiapkan CHSE kita, lalu mengkoordinasikan dengan para menteri. Itu semua demi insan-insan pariwisata di Bali” Ujar I Putu Astawa.***

Editor: Muhammad Khusaini

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Terkini

Terpopuler