BWF Resmi Konfirmasi Tunggal Putri Turki Neslihan Yigit Gugur dalam Ajang All England 2021

- 18 Maret 2021, 20:23 WIB
Tunggal Putri Turki, Neslihan Yigit dipastiaka gugur dalam ajang All England 2021
Tunggal Putri Turki, Neslihan Yigit dipastiaka gugur dalam ajang All England 2021 /Dok. BWF

RINGTIMES BALI – Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) mengkonfirmasi bila tunggal putri asal Turki Neslihan Yigit telah mundur dari YONEX All England Open 2021.

Neslihan Yigit merupakan salah satu atlet yang berada dalam satu pesawat dengan Tim Indonesia.

Dimana terdapat penumpang yang terkonfirmasi kasus positif Covid-19 ketika melakukan penerbangan dari Turki menuju Istanbul pada 13 Maret 2021.

Tunggal Putri Turki tersebut sebelumnya diterpa isu kontroversi lantaran Neslihan Yigit tetap bermain di pertandingan All England 2021.

Yigit dijadwalkan akan melawan wakil Jepang Akane Yamaguchi pada pertandingan kedua di Lapangan 2 Utility Arena, Birmingham, pada pukul 10.00 pagi waktu setempat.

Baca Juga: Gara-gara Ada Penumpang Positif Covid-19, Indonesia Mundur dari All England

Baca Juga: Pasien Pria Covid-19 Usia 69 Tahun di AS Meninggal Usai Mengalami 3 Jam Ereksi

Merujuk kepada regulasi dari Pemerintah Inggris terkait dengan penangan Covid-19 mengatakan apabila seseorang berada dalam satu pesawat dengan suspect yang terindikasi Covid-19 makan, penumpang tersebut harus menjalankan isolasi selama 10 hari.

Namun, hanya Kontingen Indonesia yang harus dipaksa mundur karena menerima surat elektronik (e-mail) terkait tentang isolasi mandiri.

Dilansir Ringtimesbali.com dari situs BWF mengatakan bila pihak BWF telah mengumumkan bila Neslihan Yigit mundur dari ajang All England 2021.

Hal tersebut pun diikuti dengan Pelayanan Kesehatan yang mengatasi Covid-19 Pemerintah Inggris juga mengkonfirmasi bila Yigit harus melakukan isolasi mandiri pada Kamis pagi 18 Maret 2021 waktu setempat.

Baca Juga: Dewa Kipas 'Sakit Hati' Disebut Baru Turun Gunung, Tantang Irene Sukandar: Ayo Tuntaskan di Papan Catur

Baca Juga: Irene Sukandar Sebut Dewa Kipas 95 Persen Curang, Gotham Chess: Tapi Saya Akui Pak Dadang Itu Hebat

Baca Juga: Brasil Disebut Sebagai Kematian Tertinggi ke 2 di Dunia Karena Covid-19

Dalam pengumuman tersebut, BWF dan panitia All England memberikan klarifikasi terkait dengan keputusan rombongan tim Indonesia dan Yigit untuk melakukan isolasi mandiri.

Tindakan tersebut sesuai dengan protokol dan persyaratan dalam penanganan Covid-19 Pemerintah Inggris.

Selain itu, langkah tersebut telah tercantum dalam Undang-undang Nasional Inggris yang tidak bisa dilanggar karena sesuai SOP yang berlaku pada YONEX All Open England 2021.

BWF dan Panitia All England menjelaskan bila pihaknya tidak mempunyai pilihan lain selain mengikuti arahan dari pihak terkait.***

Editor: Muhammad Khusaini

Sumber: BWF World Tour


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah