The Crown Disebut Eksploitasi, Pangeran Harry-Meghan Markle Diminta Stop Kerjasama dengan Netflix

- 16 November 2020, 17:00 WIB
The Crown Disebut Eksploitasi, Pangeran Harry-Meghan Markle Diminta Stop Kerjasama dengan Netflix /Tangkapan layar Youtube /Netflix

RINGTIMES BALI - Tereksposnya kehidupan keluarga kerajaan dalam acara The Crown mengundang kemarahan pihak Istana Buckingham.

The Duke of Sussex dan Meghan Markle didesak untuk menghentikan kesepakatan bernilai jutaan dolar dengan Netflix.

Pihak istana naik pitam karena pihak Netflix tidak hanya membahas Keluarga Kerajaan dalam acara The Crown tetapi juga hubungan Putri Diana dan Pangeran Charles.

Baca Juga: Mir Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2020, Ini Deretan Juara MotoGP sejak 1949

Atas alasan itu, para analis lalu meminta Pangeran Harry untuk membatalkan kesepakatan dengan Netflix.

Kolumnis Emily Andrews seperti dilansir Express.co.uk, Senin mengatakan, "Dengan menandatangani kesepakatan dengan Netflix, Pangeran Harry dan Meghan terlihat mendapat keuntungan besar dari distorsi kebenaran perusahaan tentang Keluarga Kerajaan.", Seperti dikutip RINGTIMES BALI dari laman RRI, 16 November 2020.

Menurut dia, kesepakatan antara Pangeran Harry dan Netflix yang bernilai 100 juta dolar Amerika Serikat atau setara Rp1,4 triliun akan membantu finansial Harry.

Baca Juga: 5 Zodiak Ini Terkenal 'Matre' , Jatuh Cinta pada Uang, Cek Apa Kamu Salah Satunya

Tetapi, dia mempertanyakan keputusan adik Pangeran William itu mengambil keuntungan dari memperdagangkan keluarganya.

"Hal ini seperti menciptakan kembali bom teroris Irlandia yang membunuh Lord Mountbatten dan tiga orang lainnya? Hal ini seakan mengungkit pernikahan pahit orang tua Harry dan William," kata dia.

Halaman:

Editor: I GA Putu Yuliani Dewi

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X