Sejarah : NASA dan Angkasa

- 5 Agustus 2020, 17:00 WIB
POTRET langit luar angkasa.* //PEXELS/Alex Andrews

RINGTIMES BALI - Sejak zaman manusia masih menggunakan batu untuk berburu, manusia sangat gemar mengagumi langit dan bintang.

Terciptalah rasi bintang, formasi bintang, 12 zodiak, dan banyak lainnya. Manusia adalah makhluk yang secara biologis memiliki rasa keingintahuan tinggi dan selalu mengagumi sesuatu yang indah.

Berawal dari sinilah akhirnya manusia melakukan penelitian kepada angkasa itu sendiri.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Dua Tersangka 700 Tabung Gas Oplosan

Einstein, Carl Sagan, Stephen Hawking, Marie Curie, dan banyak ilmuwan yang menyumbang teori dan penemuan kepada kemanusiaan terdorong dari keingintahuan dan keindahan angkasa itu sendiri.

Lalu pada tanggal 1 Oktober 1958, NASA membuka kantor resminya. Dengan adanya NASA, pekerjaan yang sudah dimulai oleh manusia semakin dipercepat di bidang penerbangan luar angkasa

Proyek pertama dari NASA adalah project mercury , yaitu untuk mengetahui apakah manusia dapat bertahan di luar angkasa. Disusul dengan beberapa proyek lainnya untuk memenuhi dan melengkapi data project mercury.

Baca Juga: Apa itu Amonium Nitrat, Penyebab Ledakan di Lebanon

Lalu, NASA membuat sejarah. Di bulan juli tahun 1969, NASA meluncurkan pesawat untuk mendarat di bulan.

Halaman:

Editor: Ngakan Nyoman Anom Suardana


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X