Cek NIK KTP Sebelum Terlambat Bansos Rp500 Ribu Cair, Login dtks.kemensos.go.id

- 21 November 2020, 10:00 WIB
Cek NIK KTP Sebelum Terlambat Bansos Rp500 Ribu Cair, Login dtks.kemensos.go.id /Pixabay

RINGTIMES BALI - Cek NIK KTP Sebelum Terlambat Bansos Rp500 Ribu Cair, Login dtks.kemensos.go.id.

Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) juga telah menyiapkan bantuan tambahan modal usaha Rp3,5 juta. Program ini merupakan program reguler Kemensos yang merupakan modal untuk mengembangkan usaha mikro masyarakat.

Dengan menggunakan NIK KTP dan login di dtks.kemensos.go.id, Anda bisa memastikan apakah Anda sebagai penerima bansos Rp500 ribu atau tidak selain itu ada bonus lagi, Kemensos menyiapkan dana tambahan modal usaha.

Baca Juga: Tiga Program Bansos Kemensos ini Selesai di 2020, Apakah akan Dilanjutkan?

Saat ini ada 10.000 KPM PKH Graduasi yang memiliki rintisan usaha terdampak pandemi. Masing-masing KPM menerima bansos senilai Rp500 ribu, sehingga total anggarannya mencapai Rp5 miliar sebagai Bantuan Sosial Insentif Modal Usaha (BSIMU).

Bantuan ini diharapkan membuat rintisan usaha ultra mikro KPM PKH Graduasi terus bertahan di tengah sulitnya ekonomi. Nantinya, KPM PKH Graduasi yang terseleksi akan menerima pendampingan dan bantuan sosial insentif modal usaha sebesar Rp3,5 juta/KPM untuk lebih mengembangkan usahanya.

“Rintisan usaha yang dikelola KPM PKH Graduasi ini adalah usaha ultra mikro,” kata Menteri Sosial Juliari P. Batubara dalam keterangan resminya dilansir di laman Kemensos.go.id, Sabtu 21 November 2020. KPM PKH Graduasi dimaksud adalah mereka yang masih dalam kategori miskin dan rentan miskin namun graduasi karena beberapa komponennya tidak memenuhi.

Baca Juga: Kemensos Survei DTKS 41 Juta Keluarga, Wah Kesempatan Besar dapat Bansos

Bantuan ini pelaksanaannya menyasar penerima bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi agar mereka bisa mandiri secara ekonomi.

Selain itu dalam pelaksanaannya program ini ditangani langsung oleh tenaga kerja kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK).

Halaman:

Editor: Dian Effendi

Sumber: kemensos


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X