SBY Menangis di Bawah Tekanan Rakyat, Ada Apa Mahfud MD Cerita

- 17 Oktober 2020, 16:05 WIB
SBY Menangis di Bawah Tekanan Rakyat, Ada Apa Mahfud MD Cerita /YouTube Susilo Bambang Yudhoyono/Instagram.com(@mohmahfudmd)

RINGTIMES BALI - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menangis di bawah tekanan rakyat hal ini diungkapkan Menkopolhukam Mahfud MD belum lama ini. Ada apa?

Hal itu disampaikan Mahfud dalam webinar CSIS Indonesia bertema penyelenggaraan Pilkada di tengah Pandemi Rabu 14 Oktober 2020 yang dikutip RINGTIMES BALI dari akun YouTube Kompas TV, Sabtu 17 Oktober 2020.

Mahfud merefleksikan bagaimana perjalanan penyelenggaraan Pilkada dan Pilpres sejak 15 tahun lalu.

Baca Juga: Rekomendasi 4 Aplikasi Reksa Dana Untuk Pemula

Menurut Mahfud penyelenggaraan Pilkada yang dipilih oleh DPRD yaitu UU Nomor 22 tahun 2014 menjadi polemik tersendiri karena akan menimbulkan kolusi dan nepotisme.

Pemerintahan Ketua Majelis Tinggi Demokrat dan DPR kala itu, katanya sepakat bahwa Pilkada hanya dilakukan oleh anggota DPRD atau dengan kata lain tidak melibatkan masyarakat dalam proses demokrasi itu.

Namun, langkah pemerintah dan DPR itu menuai protes masyarakat sipil.

Baca Juga: Kapan Pendaftaran JPS Kemnaker dibuka, Beredar Link Kemnaker.go.id, Ini Faktanya

"Saat itu serangan dari masyarakat sipil kepada pemerintah SBY itu luar biasa, (ada yang menyebut) pak SBY ini merusak demokrasi, macam-macam," kata Mahfud.

Tekanan dari berbagai pihak dan masyarakat itulah menurut Mahfud yang membuat ayah Agus Harimurti Yudhoyono ini menangis di pesawat saat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat, karena gak kuat.

Halaman:

Editor: Tri Widiyanti


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X