Panglima TNI: Prada MI Tidak Dikeroyok tapi Kecelakaan Tunggal, Soal Insiden Polsek Ciracas

- 30 Agustus 2020, 13:49 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis./ANTARA /

RINGTIMES BALI - Perkembangan terbaru terkait insiden perusakan di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur murni karena disinformasi. Hal ini diungkapkan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Lanud Hasanuddin Makassar, Minggu 30 Agustus 2020.

Dia memastikan jika Prada MI tidak dikeroyok melainkan kecelakaan tunggal.

"Bahwa luka yang ada di prajurit MI bukan karena pengeroyokan tapi akibat kecelakaan tunggal," kata Hadi dalam jumpa pers di Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Makassar, Minggu dikutip Ringtimes Bali dari laman ANTARA.

Baca Juga: Kronologi Penyerangan dan Pembakaran Polsek Ciracas, TNI Bantah Terlibat

Panglima TNI didampingi Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan, kepastian kecelakaan tunggal Prada MI itu setelah melakukan pendalaman dan penyelidikan fakta di lapangan.

Diantaranya, pemeriksaan saksi dan pemeriksaan rekaman kamera pemantau atau CCTV.

"Sesuai data dan fakta ditemukan di lapangan bahwa, yang dikatakan bahwa prajurit MI dikeroyok oleh orang tak dikenal dan sebabkan luka-luka dari keterangan saksi dan rekaman CCTV," katanya.

Baca Juga: Penjelasan Mahfud MD Terkait Pengrusakan di Mapolsek Ciracas yang Libatkan Institusi TNI-Polri

Panglima mengatakan, dirinya telah menginstruksikan ke Pangdam Jaya untuk melakukan pengusutan dan mencari kebenaran terkait kejadian tersebut.

Mengingat, buntut dari penyerangan Mapolsek Ciracas ditenggarai dari adanya kesalahan informasi mengenai kecelakaan tunggal yang dialami Prada MI.

Halaman:

Editor: Tri Widiyanti Prasetiyo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X