Transmisi Lokal Selalu Mendominasi, Ini Penyebabnya

- 5 Juli 2020, 11:46 WIB
Jumlah pasien positif Covid-19 bertambah 91 orang terdiri dari 90 orang WNI dan seorang WNA. /

RINGTIMES BALI – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19">Covid-19 Provinsi Bali mengumumkan bahwa pada Sabtu, 4 Juli 2020 jumlah pasien positif Covid-19">Covid-19 bertambah 91 orang terdiri dari 90 orang WNI dan seorang WNA, sehingga secara kumulatif di Bali terdapat 1.797 pasien positif. Dari 91 tambahan positif baru tersebut 88 orang di antaranya transmisi lokal dan 2 orang imported case.

“Sedangkan jumlah pasien sembuh sejumlah 937 orang (bertambah 24 orang WNI,  terdiri dari 2 orang imported case, 22 orang transmisi lokal. Jumlah pasien yang meninggal sejumlah 18 orang (16 orang WNI dan 2 WNA,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Bali selaku Ketua Harian GTPP Covid-19">Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Dengan penambahan kasus baru itu kini jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 842 orang berada di 14 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega dan BPK Pering. 

Baca Juga: Astagfirullah, Petani di Jembrana Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

Dewa Indra mengatakan, jumlah angka positif di Bali sebagian besar didominasi transmisi lokal secara komulatif sejumlah 1.427 orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19">Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. “Untuk itu, sekali lagi dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini,” ucap Dewa Indra.

Dia mengingatkan bahwa transmisi lokal memperlihatkan kecenderungan meningkat, maka diminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19">Covid-19 yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

“Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19">Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerja sama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapapun pernah kontak dekat dengan orang positif sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang berisiko terinfeksi Covid-19">Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain,” demikian Dewa Made Indra.

Baca Juga: Penting Diketahui! Ini Karakteristik Covid 19 dan Cara Mencegah Penularannya

Editor: I Dewa Putu Darmada


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X