Radang Tenggorokan Bisa Sebabkan Penyakit Jantung Reumatik Pada Anak, Ini Gejalanya

- 13 Januari 2021, 20:40 WIB
Radang Tenggorokan Bisa Sebabkan Penyakit Jantung Reumatik Pada Anak, Ini Gejalanya. /PEXELS/Andrea Piacquadio/

RINGTIMES BALI - Radang atau infeksi bisa dialami siapa saja. Mulai dari anak-anak hingga dewasa. Radang tenggorokan menimbulkan rasa yang tidak nyaman.

Namun tahukah Anda jika radang tenggorokan bisa menimbulkan resiko sakit jantung pada anak yaitu penyakit jantung reumatik. Penyakit jantung ini bisa menyerang anak usia 5 hingga 15 tahun.

Awal dari penyakit jantung reumatik adalah infeksi atau radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri streptokokus. Apabila tidak segera diobati, bakteri streptokokus selain menyebabkan infeksi tenggorokan juga dapat menyerang katup jantung dan menimbulkan penyakit jantung reumatik.

Baca Juga: Tanda Istri Main Hati dengan pria Lain, Hati-Hati Rumah Tangga Terancam

Penyakit jantung reumatik atau rematik adalah salah satu penyakit yang paling serius pada masa kanak-kanak dan remaja. Dikutip dari berbagai sumber, penyakit jantung reumatik biasanya terjadisetelah demam reumatik, yang muncul akibat radang tenggorokan.

Karena sering dialami anak-anak, keluhan yang sering timbul adalah tidak mau makan karena tenggorokannya sakit. Salah satu tandanya juga anak mengalami batuk-batuk kecil tanpa disertai pilek. 

Seorang anak yang terinfeksi bakteri streptokokus akan mengalami demam, sendi-sendinya bengkak, denyut jantung menjadi cepat dan terkadanga ada bercak-bercak merah ditubuhnya. Sebagaimana dikutip RINGTIMES BALI dari postingan di akun instagram @majalah_sbh pada 13 Januari 2021, infeksi atau radang tenggorokan pada anak harus diwaspadai karena berpotensi menjadi penyakit jantung

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Majalah Sang Buah Hati (@majalah_sbh)

Baca Juga: Ciri Fisik Wanita yang Suka Selingkuh Menurut Primbon, Awas Ada di Pasanganmu

Tanda-tanda ini biasanya timbul 2-3 minggu setelah infeksi tenggorokan bermula. Di minggu itu yang sering terjadi adalah peradangan sendi. 

Halaman:

Editor: I GA Putu Yuliani Dewi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X