Tips Pola Makan bagi Penderita Darah Tinggi, Batasi Mengkonsumsi Garam

- 27 November 2020, 08:43 WIB
Ilustrasi Pola Makan untuk Penderita Hipertensi //Pixabay.com/

RINGTIMES BALI - Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Sering disebut The Silent Killer karena sering tanpa keluhan.

Penderita hipertensi biasanya mengetahui tekanan darahnya tinggi secara tidak sengaja saat berobat penyakit yang lain atau telah timbul komplikasi.

Gejala hipertensi biasanya muncul bila sudah berat dan sudah terdapat komplikasi pada penderita, gejalanya dapat bervariasi pada masing-masing individu seperti sakit kepala/rasa berat di tengkuk, Pusing berputar (vertigo), jantung berdebar-debar, mudah lelah, penglihatan kabur, telinga berdenging (tinnitus), dan mimisan.

Baca Juga: Ternyata Makan Cabai Bikin Umur Panjang, Berikut 4 Manfaat Konsumsi Cabai Untuk Kesehatan

Baca Juga: 3 Rekomendasi Diet untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

Penyebab Hipertensi secara umum dapat di bedakan menjadi dua, yang pertama adalah yang tidak dapat diubah seperti umur, jenis kelamin serta riwayat keluarga atau genetik.

Sedangkan yang kedua adalah faktor yang dapat di ubah, hal ini berkaitan dengan life style seperti kebiasaan merokok, konsumsi garam yang tinggi, konsumsi lemak jenuh, kebiasaan konsumsi minum-minuman beralkohol, obesitas, kurang aktifitas fisik, stres, dan penggunaan obat-obatan hormonal.

Baca Juga: Hati-hati, Kenali Tekanan Darah Tinggi dan Penyebabnya

Baca Juga: Waspada, Gejala-gejala Tekanan Darah Tinggi yang Harus Anda Ketahui

Halaman:

Editor: Dian Effendi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X