Kisah Nyata, Perselingkuhan Suami-Istri yang Berakhir Haru, 'Aku Terkena Azab dari Suamiku'

- 3 Maret 2021, 08:45 WIB
ilustrasi, istri yang terkena azab dari perselingkuhan dirinya dan durhaka kepada suami /pixabay/Enrique Meseguer/

RINGTIMES BALI - Sebut saja namanya Angel, ia berasal dari Jawa Tengah, yang kini tinggal di Bogor, ia mengaku seorang ibu dari seorang anak yang kini duduk di sekolah SMP. Ia menjalin perselingkuhan di belakang suami dan anaknya.

Kisah perselingkuhan Angel dikutip Ringtimesbali.com dari kanal YouTube Aar Aryanti, Selasa 2 Maret 2022, ketika ia dan suaminya hidup sangat bahagia. Suami Angel adalah seorang akuntan di sebuah bank milik pemerintah. Dan ia sendiri bekerja di sebuah perusahaan joint venture milik asing.

Secara finansial, keadaan ekonomi dirinya lebih dari cukup dan gajinya lebih besar dari suaminya. Ia bersyukur tidak ada kesenjangan antara dirinya dengan suami. Tak dinyana meski awalnya bahagia, perselingkuhan inilah akan dimulai.

Baca Juga: Kisah Nyata Pelakor, ‘Aku Bahagia Bisa Rebut Suami Orang’

Angel menyebut ia dan suami adalah keluarga harmonis. Di samping itu suaminya katanya selalu tampil sebagai figur yang pantas menjadi suri tauladan anak dan istrinya.

Namun dibalik ketegasan dan power suaminya ada hal yang kurang yaitu tidak bisa memberikan kepuasan batin hasrat seksual sang istri.

Awalnya Angel menganggapnya sepele dan tidak mau komunikasi dengan suaminya. Namun ternyata ia keliru. Ia tidak menyangka bahwa dirinya akan mendapatkan kehancuran akibat perbuatannya kelak.

Baca Juga: Kisah Nyata, Curhatan Mantan Pelakor yang Bangga Bikin Suami Orang Sukses

Bermula dari medio Maret 2008, dimana saat itu Facebook (FB) baru saja menjadi tren mulai dari tua, muda, laki-laki dan perempuan hingga anak sekolah menggandrungi jejaring ini.

Saat itulah ia sangat menggandrungi FB di saat jam istirahat kantor. Setelah makan siang ia selalu menyempatkan membuka FB, bahkan di rumah ia mengaku menggunakannya dalam waktu yang cukup lama, meski demikian tanpa mengabaikan waktu buat keluarganya.

Halaman:

Editor: Muhammad Khusaini


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X