Cek Fakta, Konsumsi Campuran Air Kelapa, Jeruk Nipis, Garam dan Madu Dapat Sembuhkan Covid-19

13 Desember 2020, 19:45 WIB
Cek Fakta Konsumsi Campuran Air Kelapa, Jeruk Nipis, Garam dan Madu Dapat Sembuhkan Covid-19 /pixabay/

RINGTIMES BALI - Beredar narasi yang menyebutkan bahwa campuran air kelapa, jeruk nipis, garam dan tambahan madu, ampuh digunakan sebagai obat untuk Covid-19. Selain itu disebutkan juga bahwa jika mengkonsumsinya 1 jam sebelum tes swab, akan memberikan hasil tes negatif. Benarkah? Cek faktanya di sini.

Berikut narasi informasi tersebut :

Tolong bantu dikasih tahu ke saudara² kita yg kena Covid-19 atau yg akan test Rapid dan Swab.
Ini obat herbal yg manjur sekaligus anugerah dari TUHAN yg mudah didapat dan tersedia di lingkungan kita utk membunuh virus.

Baca Juga: Cek Fakta, Menhan Prabowo Subianto Mundur dari Jabatannya

???? 1 biji air kelapa muda
:melon: 1 biji jeruk nipis diperas
????1/2 sendok teh garam
???? 2 sendok madu

Semuanya diaduk dan diminum airnya. Dijamin 1 jam kemudian virusnya akan hilang dan hasil test Rapid/Swab negatif.
Mudah mudahan semua dalam keadaan sehat walafiat.

Bisa di infokan ke saudara, teman atau keluarga kita. Semoga bermanfaat.

Indahnya berbagi. :+1:sudah di uji coba

Baca Juga: Cek Fakta, MUI Rilis Bumbu Dapur Masako, Micin Sasa, Ajinomoto dan Indomie Goreng Mengandung Babi

Setelah dicek faktanya dan dilakukan penelusuran, ternyata narasi tersebut adalah hoaks. Dikutip ringtimesbali.com dari laman turnbackhoax.id, Minggu 13 Desember terkait dengan khasiat dalam masing-masing bahan yang disebutkan, belum ada bukti pasti tentang korelasinya dalam menyembuhkan pasien Covid-19 secara langsung.

Hasil penelusuran narasi yang menyebutkan bahwa tiga bahan tersebut ampuh digunakan sebagai obat untuk membunuh virus corona adalah hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

Sebelumnya, hoaks ini merupakan hoax lama dan berulang, yang pernah muncul di bulan Agustus dan September.

Pastikan Anda melakukan cek dan ricek sebelum menelan mentah-mentah sebuah informasi yang bersumber dari manapun.

***

 

Editor: Dian Effendi

Sumber: Turn Back Hoax

Tags

Terkini

Terpopuler