Polemik Sampradaya, Ketua PHDI Pastikan di Gianyar Kondusif

- 2 Agustus 2020, 18:47 WIB
Surat edaran imbauan bersama PHDI Kabupaten Gianyar dengan Majelis Desa Adat Kabupaten Gianyar tertanggal 1 Agustus 2020. /tim ringtimes bali

RINGTIMES BALI - Terkait polemik dengan keberadaan Sampradaya, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Gianyar membuat imbauan bersama dengan Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Gianyar.

Dalam imbauan tersebut, terdapat tiga poin yang disepakati.

Sedangkan kondisi masyarakat di Gianyar dalam menanggapi Sampradaya tersebut dipastikan masih aman dan kondusif.

Baca Juga: Oknum Manager Koperasi di Gianyar Diduga Gelapkan Dana Rp5 Miliar Lebih

Hal itu diungkapkan oleh Ketua PHDI Kabupaten Gianyar, I Nyoman Patra, SH saat dihubungi Minggu (2/8/2020).

“Kemarin (Sabtu,Red) kami dengan MDA Kabupaten Gianyar telah mengeluarkan imbauan bersama untuk masyarakat Gianyar. Itu dalam rangka mengantisipasi yang berdampak menimbulkan perpecahan umat, dengan adanya polemik yang kini  sedang ramai dibahas,” jelasnya.

Patra juga mengaku sampai saat ini masyarakat Gianyar masih aman-aman saja dalam menanggapi polemik sampradaya tersebut. Bahkan sangat kondusif, meskipun di media sosial masih ramai hanya sebatas komentar dan tidak sampai menggelar aksi.

Baca Juga: Groundbreaking Pembangunan Pelabuhan di Nusa Penida, Ini Kata Bupati

“Kami dengan MDA Kabupaten Gianyar telah menyepakati satu kesepahaman, yaitu ada tiga poin. Pertama bahwa oleh karena PHDI Provinsi Bali telah membuat tim komunikasi, mediasi, dan advokasi dalam menangani permasalahan tersebut. Masyarakat diharapkan dapat memberikan kesempatan dan kepercayaan bagi tim dalam mencari penyelesaian dengan Parisada Pusat,” bebernya.

Poin kedua, dijelaskan bahwa oleh karena kewenangan mengambil keputusan ada di PHDI Pusat, diimbau krama Bali dan semua pihak yang berbeda pandangan, untuk tetap tenang dan menahan diri sampai tim PHDI Pusat dapat menyelesaikan tugas dalam menangani permasalahan tersebut dengan menghasilkan solusi yang benar dan sebaik-baiknya.

Halaman:

Editor: Moh. Husen


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X