Turis yang Sempat Ngaku Dirampok, Akhirnya Dideportasi

- 2 Agustus 2020, 09:00 WIB
Michael Wilkinson, bersama petugas Imigrasi /tim ringtimes bali

RINGTIMES BALI- Michael Wilkinson (65) asal Inggris yang mengaku kehabisan uang karena dirampok sehingga jadi pengemis di Mengwi, akhirnya di deportasi pihak Imigrasi Bali ke negara asalnya, Sabtu (1/8/2020) sore.

Terkait deportasi itu disampaikan Kepala Sub Bagian Humas Reformasi dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Bali I Putu Surya Dharma.

Menurutnya, deportasi terhadap Michael Wilkinson berlangsung di Bandar Udara International I Gusti Ngurah Rai Kuta, sekitar pukul 18.00 Wita.

Baca Juga: Kurang Hati-hati, Pengendara Motor Tewas Adu Jangkrik

Michael lahir di Bolton Inggris tersebut telah melanggar Pasal 75 ayat (1) Undang-undang Nomor : 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan dikenakan Tindakan Adminsitratif Keimigrasian berupa Pendeportasian.

"Namanya dimasukkan dalam daftar Penangkalan selama 6 bulan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (2) huruf a dan f Undang-undang Nomor : 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian," tegasnya.

Ditambahkannya, si pemilik paspor nomor 792315833 itu dideportasi dengan menggunakan maskapai penerbangan QR961 dan QR027 dengan waktu keberangkatan pukul 22.00 wita, dengan tujuan Denpasar–Doha-Machester.

Baca Juga: Awal Bulan, 2 Rumah di Denpasar Dilalap Api

Sebelumnya diberitakan, Michael Wilkison berdalih pernah dirampok dan tsrpaksa jadi gelandangan karena kehabisan uang.

Ia terpaksa jadi pengemis dan minta makanan ke warga.

Halaman:

Editor: Moh. Husen


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X