Warga Banjar Sayan Baleran, Badung, Reaktif Setelah Tes Cepat COVID-19

- 26 Mei 2020, 12:00 WIB
Ilustrasi rapid test /

RINGTIMES BALI – Setelah mengikuti tes cepat atau rapid test COVID-19, sebanyak 21 orang yang menunjukkan hasil reaktif dari total 777 orang Setelah mengikuti tes cepat atau rapid test COVID-19, sebanyak 21 orang yang menunjukkan hasil reaktif dari total 777 orang warga Banjar Sayan Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kabupaten Badung, Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Badung selaku Koordinator Satuan Tugas Operasi di Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID -19 Badung, I Nyoman Gunarta, di Mangupura, Senin (25/5/2020) mengatakan, "Dari total 777 orang warga yang hadir hari ini ditemukan 21 orang warga yang reaktif. Untuk yang hasilnya reaktif, kami langsung antar mereka untuk melakukan tes swab di RSD Mangusada Badung. Sementara menunggu hasil swab keluar, warga akan kami karantina di rumah singgah.”

Kegiatan tersebut, katanya, merupakan lanjutan tes cepat sebelumnya pada Kamis (21/5/2020) terhadap 313 orang warga.

Baca Juga: Lebaran: Pengguna KRL Anjlok 90%, Hingga Omzet Penjualan Batik Turun

"Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan screening secara lebih menyeluruh terhadap masyarakat Banjar Sayan Baleran mengingat di sini sudah terjadi transmisi lokal dan ada sembilan orang warga yang positif terjangkit COVID-19, sehingga kami perlu turun tangan untuk melaksanakan screening secara massal," katanya.

Pada kegiatan lanjutan tersebut, petugas tidak saja melakukan pemeriksaan cepat di pos-pos yang telah disediakan saja, tapi juga dilakukan dengan cara penyisiran ke rumah-rumah warga.

Nyoman Gunarta menjelaskan, screening yang dilaksanakan di tiga pos diantaranya Pos Wantilan Pura Dalem dari 206 yang hadir ditemukan delapan orang reaktif, di Pos Bale Panjang Setra Werdi Bhuwana dari 91 yang hadir ditemukan satu orang yang reaktif dan di Pos Wantilan Pura Puseh dari 408 yang hadir ditemukan sembilan orang reaktif.

Baca Juga: Planning Implementasi 5G Huawei Akan Dicoret di Inggris Raya

"Selain di pos tersebut, dari penyisiran yang dilakukan oleh tim ke rumah-rumah warga termasuk yang menyasar warga bedridden, ditemukan tiga orang reaktif dari 72 orang warga yang disisir," ungkapnya.

Dari hasil screening tersebut, Nyoman Gunarta berharap, masyarakat tetap tenang dan tidak resah karena apa yang dilakukan oleh pemerintah ini untuk mencegah meluasnya kasus dan memutus rantai penyebaran COVID-19.

"Kami harap masyarakat khususnya di Banjar Sayan Baleran dan umumnya di Desa Werdi Bhuwana tetap tenang dan tidak perlu resah yang penting tetap ikuti himbauan pemerintah untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, rajin cuci tangan, jaga jarak dan sebisa mungkin tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting, karena ini dapat memutus penyebaran COVID-19," ujarnya. (*)

 

Editor: Dian Effendi

Sumber: antaranews


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X