Korban PHK Sektor Pariwisata Mendapat Sembako dari Pemkot Denpasar

- 21 Mei 2020, 14:10 WIB
Ilustrasi PHK dan Dirumahkan.* /PIXABAY/

RINGTIMES BALI - Akibat terdampak COVID-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, Bali menyalurkan sembako kepada warga pekerja sektor pariwisata yang dirumahkan atau putus hubungan kerja (PHK).

I Gusti Ngurah Jaya Negara selaku Wakil Wali Kota Denpasar, di Denpasar, Rabu (20/5), mengatakan pemberian paket sembako ini juga secara berkelanjutan diserahkan dan diutamakan bagi keluarga yang kurang mampu, kaum disabilitas, para lansia dan penyandang masalah kesejahteraan sosial lain. 

Bantuan paket sembako kepada pekerja Parekraf (pariwisata dan ekonomi kreatif) ini dengan harapan mampu membantu kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terdampak virus corona.

Baca Juga: Di Kota Denpasar Positif Covid-19 Bertambah Satu

"Saat ini sekitar 243 orang pelaku pariwisata di Kota Denpasar mendapatkan bantuan sembako dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang difasilitasi Pemerintah Kota Denpasar," katanya.

Dikatakan, selain masyarakat terdampak COVID-19 dari pelaku pariwisata, juga orang yang berstatus ODP, PDP dan keluarga yang positif COVID-19, serta karyawan yang mengalami PHK dan yang dirumahkan, serta dari pekerja sektor informal lainnya. Selain sembako Pemerintah Kota Denpasar juga memberikan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari APBD.


Jaya negara lebih lanjut mengatakan penyerahan bantuan ini tetap mengutamakan protokol kesehatan di antaranya menjaga jarak fisik, penggunaan masker serta menggunakan "system drive true".

Baca Juga: Tukad Subak Lange Semakin Jegeg, Jadi Tempat Selfie dan Budidaya Ikan

Ia memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang turut serta dalam membantu masyarakat yang terkena dampak ekonomi akibat COVID-19.

Wawali Jaya Negara juga mengajak mayarakat untuk terus waspada dan selalu menjaga diri agar penyebaran virus dapat dihentikan.

"Mari tingkatkan kewaspadaan, mengikuti anjuran pemerintah, jika tidak mendesak lebih baik dirumah saja, biasakan diri dengan PHBS, cuci tangan pakai sabun pada air mengalir," ujar Jaya Negara.

Baca Juga: Pemkab Buleleng Lakukan Tes Swab Pertama 187 Pekerja Migran Hasilnya Negatif

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani mengatakan latar belakang dari program ini adalah lumpuhnya sektor pariwisata akibat pandemi COVID-19. Oleh karena itu, Pemkot melalui Dinas Pariwisata menyalurkan bantuan yang diberikan Kementerian Parekraf yang secara keberlanjutan diserahkan kepada masyarakat terdampak.

Adapun paket bantuan yang diberikan seperti beras 5 kilogram, minyak goreng, kecap manis, gula pasir, sarden serta mie instan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen yang telah memberikan bantuan. Mudah-mudahan masyarakat yang terdampak paling utama karena masalah COVID-19 ini bisa dikurangi bebannya," katanya. (*)

 

Editor: Dian Effendi

Sumber: antaranews


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X