Umat Hindu Dilarang Lakukan Ini Saat Hari Suci Purnama, Bisa Berakibat Fatal

- 27 Januari 2021, 16:30 WIB
Berakibat Fatal, Masyarakat Hindu Dilarang Lakukan Ini Saat Hari Suci Purnama /pixabay/Pixabay

RINGTIMES BALI - Dalam Hindu ada banyak hari-hari yang dianggap suci selain dari hari raya keagamaan. Salah satunya saat bulan purnama penuh yang disebut purnama.

Purnama dirayakan setiap 30 hari sekali. Dalam hitungan Bali dihitung pada penanggal ke-15 dan dirayakan dengan istimewa karena termasuk hari suci Hindu.

Dalam tradisi masyarakat Bali, purnama adalah puncak kebaikan. Masyarakat yang beragama Hindu akan melakukan persembahyangan ke pura dengan membawa banten atau canang sari.

Baca Juga: Petunjuk dan Manfaat Dahsyat 'Nishita Puja', Sembahyang Tengah Malam Menurut Hindu

Dalam lontar, purnama adalah penyucian diri bagi Dewa Matahari dan Dewa Bulan yang disebut Sang Hyang Rwa Bhineda. Dikutip RINGTIMES BALI dari video yang diunggah kanal YouTube Telusur Bali pada 27 Januari 2021, purnama adalah hari penyucian diri lahir dan batin bagi umat Hindu.

Saat purnama adalah hari baik untuk melaksanakan upacara keagamaan, semedi dan memperdalam ajaran agama. Secara fisik maupun simbolik, saat purnama masyarakat melakukan pengelukatan serta tetap berbuat baik.

Bersedekah saat purnama juga sangat baik. Dalam ajaran agama Hindu, penghasilan seseorang sebaiknya dibagi 3 yakni untuk sedekah (dana punia), memenuhi kebutuhan sehari-hari dan untuk tabungan. 

Baca Juga: Penusukan Terjadi di Denpasar Selatan, Pria Sumba Nyaris Tewas Akibat Rebutan Cewek

Seseorang yang melakukan persembahyangan dan doa yang tulus serta kebaikan saat purnama akan mendapat pahala yang berlipat. Namun ada 1 hal yang tidak boleh dilakukan saat purnama, yaitu melakukan hubungan suami istri

Saat purnama adalah saatnya melakukan kebaikan, persembahyangan dan pengendalian diri. Masyarakat Hindu dilarang melakukan hubungan suami istri disaat ini.

Halaman:

Editor: I GA Putu Yuliani Dewi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X