Petunjuk dan Manfaat Dahsyat 'Nishita Puja', Sembahyang Tengah Malam Menurut Hindu

- 27 Januari 2021, 15:45 WIB
Petunjuk dan Manfaat Dahsyat 'Nishita Puja', Sembahyang Tengah Malam Menurut Hindu /pixabay

RINGTIMES BALI - Selama ini masyarakat Indonesia mengenal waktu pemujaan atau sembahyang yang disebut Tri Sandhya. Persembahyangan dilakukan tiga kali yakni pagi, siang dan sore hari.

Tri Sandhya dilakukan pada pukul 6 pagi, 12 siang dan 6 sore. Dalam Hindu ternyata dikenal adanya sembahyang di malam hari atau tengah malam yang disebut periode Nishita.

Petunjuk waktu pemujaan Nishita disampaikan Maharsi Suta dalam kitab suci Veda yakni Shiva Purana. Petunjuk dan manfaat sembahyang tengah malam ini diterima melalui Maharsi Agung Veda Vyasa, sebagaimana dikutip RINGTIMES BALI dari video yang diunggah kanal YouTube Hindu Mata pada 27 Januari 2021.

Baca Juga: Penusukan Terjadi di Denpasar Selatan, Pria Sumba Nyaris Tewas Akibat Rebutan Cewek

Pemujaan pada Tuhan harus dilakukan dengan bhakti yang tulus. Dalam Shiva Purana disebutkan bahawa pemujaan pada pagi hari adalah wajib, pemujaan siang hari untuk puja pemenuhan keinginan dan sore hari untuk mengusir segala kekuatan dan sifat jahat.

Pemujaan di sore hari juga sama dengan pemujaan di tengah malam. Sembahyang tengah malam ini dapat menghilangkan sifat buruk dan mencegah munculnya kekuatan jahat.

Sembahyang di tengah malam dalam Hindu bisa dilakukan mulai pukul 24.00 hingga pukul 1 dini hari. Waktu ini sangat baik untuk melakukan pemujaan Nishita, dipercaya dengan melakukan pemujaan ini keinginan yang diharapkan akan lebih cepat tercapai.

Baca Juga: Terjadi Kecelakaan Mobil dan Truk Box di Jalur Shortcut Sukasada Buleleng

Dalam kitab ini disebutkan "jika seseorang adalah orang yang senantiasa takut akan dosa dan melakukan perbuatan baik serta melakukan disiplin puja seperti ini, maka ia dipastikan akan mendapatkan apa yang diinginkannya." (Veda-Shiva Purana, Vidyesvara Samhita,XI.67).

Pemujaan ini sangat baik dilakukan dalam rangka memenuhi keinginan bersama. Jangan melakukan puja ini dengan niat dan tujuan negatif.

Halaman:

Editor: I GA Putu Yuliani Dewi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X